• Tentang UGM
  • Akademik UGM
  • Fakultas
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Webmail
  • English Web Version
Universitas Gadjah Mada Departemen Tanah
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
    • VISI, MISI, DAN TUJUAN
    • Filosofi Pembelajaran
    • Struktur Organisasi
    • ANGGOTA PROGRAM STUDI
      • DOSEN
      • Tenaga Kependidikan
    • FASILITAS
      • LABORATORIUM
    • Silabus
    • Asesmen
    • Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester
  • AKADEMIK
    • SARJANA
    • PASCASARJANA
  • PUBLIKASI & PENELITIAN
    • PUBLIKASI
    • RISET
  • UNIT PELAYANAN MAHASISWA
  • Beranda
  • berita
  • Departemen Tanah UGM Hadirkan Solusi Tekno-Ekologis Berkelanjutan di Dies Natalis ke-80 Faperta

Departemen Tanah UGM Hadirkan Solusi Tekno-Ekologis Berkelanjutan di Dies Natalis ke-80 Faperta

  • berita
  • 25 Agustus 2026, 21.51
  • Oleh: sekdep-tanah.faperta
  • 0

Yogyakarta, 11 Agustus 2026 – Departemen Tanah Fakultas Pertanian UGM menegaskan komitmen dan peran strategisnya dalam mendukung pertanian regeneratif serta penanganan perubahan iklim. Pada sesi sosialisasi peran departemen dalam rangkaian peringatan Dies Natalis ke-80 Fakultas Pertanian UGM yang berlangsung di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro pada Selasa, 11 Agustus 2026, Ketua Departemen Tanah, Dr. Makruf Nurudin, S.P., M.P., memaparkan kontribusi terintegrasi dari lima bidang ilmu tanah (Kimia & Kesuburan, Fisika & Konservasi, Pengelolaan Tanah, Pedologi, serta Agroklimatologi).

Dalam kesempatan tersebut, Departemen Tanah menampilkan posisinya sebagai pionir riset biochar sebagai pembenah tanah serta pusat pembelajaran pertanian organik sejak 2009. Mendukung inovasi Smart Eco Bioproduction, jajaran peneliti memamerkan beragam inovasi perangkat tekno-ekologis, seperti Perangkat Dekarbonasi Pertanian, reaktor Mobile Kon-Tiki, Drum Biochar, Closed Chamber Modular pemantau Gas Rumah Kaca (GRK), Iron-Biochar Biocatalyst, Biochar-Biosponge, hingga teknologi tepat guna populer seperti Ember Tumpuk serta perangkat lunak ESR & EWS untuk restorasi lahan gambut.

Selain inovasi laboratorium dan alat uji, Departemen Tanah juga aktif mengawal mandat nasional melalui riset penerapan metode Alternate Wetting and Drying (AWD) untuk menekan emisi metana pada cultivation padi, serta kegiatan Survey, Investigation, and Design (SID) untuk pembukaan sawah baru di Kalimantan Tengah dan Halmahera Utara guna menjaga ketahanan pangan nasional.

Rangkaian inovasi tekno-ekologis ini sejalan dengan komitmen Departemen Tanah UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs). Langkah dekarbonisasi dan teknologi biochar mendukung SDG 13: Penanganan Perubahan Iklim dan SDG 15: Ekosistem Darat melalui pemulihan kesehatan tanah serta pengurangan emisi gas rumah kaca. Pengolahan limbah organik dan sistem pertanian organik berkontribusi pada SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab. Selain itu, pengembangan alat uji dan teknologi pertanian presisi menopang SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur sekaligus menjaga produktivitas lahan demi pencapaian SDG 2: Tanpa Kelaparan.

Penulis: Tim Media Departemen Tanah, Faperta UGM

Editor: Riska Ayu Purnamasari

Tags: FAKULTAS PERTANIAN UGM ILMU TANAH UGM SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 13: PENANGANAN DAN PERUBAHAN IKLIM SDG 15: EKOSISTEM DARATAN SDG 2: TANPA KELAPARAN SDG 9: INDUSTRI INOVASI DAN INFRASTRUKTUR

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Tanah

Fakultas Pertanian

Jalan Flora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Phone/Fax +62-274-548814

Email: sekdep-tanah.faperta@ugm.ac.id

LINK PILIHAN

PENELITIAN UGM

PENGABDIAN UGM

DIKTI KEMDIKBUD

INFO JURNAL

AGRITECH ONLINE

SCIENCE DIRECT

SPRINGER LINK

PERPUSNAS

WILLEY ONLINE LIBRARY

SCOPUS

ELSEVIER

IKUTI KAMI

EMAIL

INSTAGRAM

PETA KAMPUS

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY