Padang Lawas, Sumatera Utara, 2026 — Dalam upaya mengoptimalkan produktivitas Perkebunan Kelapa Sawit sekaligus mendorong pengelolaan lahan yang berkelanjutan, Satria Enggal Buana, Fadhlan Berliantoro, Veronika Octarina Cahya Putri, dan Fitri Arfetirahmah, mahasiswa Program Studi Ilmu Tanah Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), merampungkan program Magang Berdampak di PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional II Kebun Sosa. Kegiatan magang berbasis riset spasial dan analisis tanah ini berlangsung selama kurun waktu empat bulan, terhitung sejak Februari hingga Mei 2026.
Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan Nur Ainun Harlin Jennie Pulungan, Ph.D. serta Pembimbing Lapangan PTPN IV Daniel Tolhas Simamora, S.P., fokus utama kegiatan riset difokuskan pada pemetaan sebaran unsur hara makro Nitrogen (N), Fosfor (P), dan Kalium (K) serta keterkaitannya terhadap produktivitas Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Pemetaan memanfaatkan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk memvisualisasikan dinamika kesuburan lahan secara spasial di berbagai Afdeling.
Berdasarkan hasil analisis, ketersediaan unsur N Total di Kebun Sosa berada pada kategori sedang hingga tinggi (>0,2%), sementara unsur P dan K menunjukkan tingkat variabilitas spasial yang tinggi berkisar dari kategori rendah hingga tinggi di tiap Afdeling. Temuan di lapangan mengindikasikan bahwa keterkaitan antara status hara tanah dan produktivitas TBS tidak bersifat linear, melainkan dipengaruhi oleh berbagai faktor ekofisiologis dan lingkungan, seperti tingginya intensitas curah hujan, kondisi drainase, tingkat penyerbukan oleh serangga Elaeidobius kamerunicus, serta variasi umur tanaman. Oleh karena itu, rekomendasi pemupukan presisi berbasis kondisi spesifik lokasi (Site-Specific Nutrient Management) menjadi hal kunci untuk meningkatkan efisiensi dan hasil panen.
Kegiatan Magang Berdampak dan riset pemetaan hara tanah ini secara nyata mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2: Tanpa Kelaparan melalui upaya peningkatan produktivitas pertanian secara berkelanjutan; SDG 12: Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab melalui efisiensi penggunaan input pupuk presisi serta pemanfaatan limbah organik seperti tandan kosong (tankos) dan pelepah hasil tunasan sebagai mulsa hayati; serta SDG 15: Ekosistem Daratan melalui penerapan konservasi tanah dan penutupan lahan menggunakan tanaman pakis (cover crop) guna meminimalkan erosi dan menjaga kelembaban tanah. Pihak manajemen PTPN IV Regional II Kebun Sosa menyambut baik hasil pemetaan spasial dan rekomendasi teknis yang dihasilkan. Hasil riset ini diharapkan dapat menjadi rujukan ilmiah dan pertimbangan evaluasi manajemen perbaikan pemupukan untuk menjaga keberlanjutan produksi perkebunan kelapa sawit di masa mendatang.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari