• Tentang UGM
  • Akademik UGM
  • Fakultas
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Webmail
  • English Web Version
Universitas Gadjah Mada Departemen Tanah
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
    • VISI, MISI, DAN TUJUAN
    • Filosofi Pembelajaran
    • Struktur Organisasi
    • ANGGOTA PROGRAM STUDI
      • DOSEN
      • Tenaga Kependidikan
    • FASILITAS
      • LABORATORIUM
    • Silabus
    • Asesmen
    • Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester
  • AKADEMIK
    • SARJANA
    • PASCASARJANA
  • PUBLIKASI & PENELITIAN
    • PUBLIKASI
    • RISET
  • UNIT PELAYANAN MAHASISWA
  • Beranda
  • berita
  • Dosen Departemen Tanah UGM Paparkan Riset Irigasi Presisi di EGU General Assembly 2026

Dosen Departemen Tanah UGM Paparkan Riset Irigasi Presisi di EGU General Assembly 2026

  • berita
  • 29 Mei 2026, 14.09
  • Oleh: imas.masithoh
  • 0

Vienna, Austria, 3–8 Mei 2026 – Departemen Tanah Fakultas Pertanian UGM kembali menunjukkan kiprahnya di forum ilmiah internasional. Dosen Departemen Tanah, Fathi Alfinur Rizqi, S.P., M.Sc., mempresentasikan hasil risetnya dalam European Geosciences Union (EGU) General Assembly 2026 yang berlangsung di Vienna, Austria.
Dalam kesempatan tersebut, Fathi mempresentasikan penelitian kolaboratifnya yang berjudul “Evaluating wireless soil moisture sensors for assessing the efficiency and uniformity of sprinkler irrigation.” Riset ini merupakan hasil kerjasama multidisiplin antara BOKU University (Austria), Landwirtschaftliche Fachschule (LFS) Obersiebenbrunn (Austria), dan Departemen Tanah UGM (Indonesia).
Penelitian yang dipaparkan berfokus pada evaluasi performa 20 sensor kelembaban tanah dielektrik nirkabel merek “SoilScout” dalam memantau efisiensi dan keseragaman sistem irigasi sprinkler. Pengujian dilakukan secara komprehensif melalui dua tahap: kondisi laboratorium yang terkontrol dan kondisi lapangan nyata pada pertanaman kentang dan wortel berwujud tanah Sandy Loam di Austria.
Hasil riset menunjukkan bahwa sensor nirkabel ini memiliki korelasi yang sangat kuat di laboratorium dalam melacak dinamika pengeringan tanah. Teknologi ini membuka peluang besar bagi manajemen irigasi presisi di masa depan, meskipun tantangan teknis seperti pelacakan posisi sensor saat panen masih perlu disempurnakan.
Riset mengenai sensor kelembaban tanah dan efisiensi irigasi ini sejalan dengan komitmen UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui dukungan terhadap produktivitas pertanian, SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui efisiensi penggunaan air, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengelolaan sumber daya yang lebih adaptif.
Selain itu, kolaborasi antara UGM, BOKU University, dan LFS Obersiebenbrunn mencerminkan penguatan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui jejaring riset internasional.

Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari

Tags: FAKULTAS PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UGM PRODI ILMU TANAH SDG 13: PENANGANAN DAN PERUBAHAN IKLIM SDG 17: KEMITRAAN UNTUK MENCAPAI TUJUAN SDG 2: TANPA KELAPARAN SDG 6: AIR BERSIH DAN SANITASI

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Tanah

Fakultas Pertanian

Jalan Flora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Phone/Fax +62-274-548814

Email: sekdep-tanah.faperta@ugm.ac.id

LINK PILIHAN

PENELITIAN UGM

PENGABDIAN UGM

DIKTI KEMDIKBUD

INFO JURNAL

AGRITECH ONLINE

SCIENCE DIRECT

SPRINGER LINK

PERPUSNAS

WILLEY ONLINE LIBRARY

SCOPUS

ELSEVIER

IKUTI KAMI

EMAIL

INSTAGRAM

PETA KAMPUS

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY