Boyolali, 5 Februari — Departemen Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) secara resmi menjalin kerja sama dengan Asosiasi Petani Padi dan Palawija Organik (APPOLI) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang dilaksanakan pada Rabu, 5 Februari, di Boyolali, Jawa Tengah.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dosen dan pimpinan Departemen Tanah UGM serta pengurus dan anggota APPOLI. Penandatanganan MoU ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi antara akademisi dan petani dalam pengembangan pertanian organik yang berkelanjutan, khususnya pada komoditas padi dan palawija.
Ketua Departemen Tanah UGM Dr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam mengintegrasikan ilmu pengetahuan dan praktik lapangan. “Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat mendukung peningkatan kualitas tanah, produktivitas pertanian organik, serta kesejahteraan petani,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan APPOLI menyambut baik kerjasama ini sebagai peluang untuk meningkatkan kapasitas petani, terutama dalam penerapan teknologi ramah lingkungan dan pengelolaan tanah secara berkelanjutan.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penelitian bersama, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan petani, serta pengembangan inovasi berbasis ilmu tanah dan pertanian organik. Implementasi program akan dilakukan secara bertahap melalui kegiatan pelatihan, demonstrasi lapangan, dan monitoring evaluasi.
Penandatanganan MoU ini juga sejalan dengan pencapaian beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya:
- SDG 2 (Tanpa Kelaparan): mendukung ketahanan pangan melalui pertanian berkelanjutan,
- SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): mendorong praktik produksi pertanian yang ramah lingkungan,
- SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim melalui pengelolaan tanah yang berkelanjutan,
- SDG 15 (Ekosistem Daratan): menjaga kesehatan tanah dan ekosistem daratan.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas petani dapat semakin kuat dalam mewujudkan sistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari