Lampung, 12 Maret 2026 — Prof. Dr. rer. nat. Junun Sartohadi, M.Sc., pakar dari Departemen Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), mempresentasikan hasil riset kolaboratif bersama PT Gunung Madu Plantations (GMP). Presentasi ini merupakan laporan akhir dari studi intensif mengenai kondisi fisik lingkungan di area perkebunan tebu tersebut.
Riset yang bertajuk “Pemetaan Kondisi Fisik Lingkungan Perkebunan PT. GMP Berbasis Karakteristik Geomorfologi-Tanah” ini ditujukan untuk memberikan solusi konkret terhadap dua tantangan utama agronomi, yaitu waterlogging (genangan air berlebih) dan kekeringan agronomis. Dengan menggunakan pendekatan geomorfologi, tim peneliti berhasil memetakan variasi karakteristik tanah yang menjadi dasar rekomendasi teknis bagi manajemen perkebunan.
Dalam pemaparannya, Prof. Junun menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap bentang alam dan struktur tanah sangat krusial dalam menentukan sistem drainase dan irigasi yang efisien. Strategi yang direkomendasikan diharapkan dapat meminimalkan risiko gagal panen akibat anomali cuaca serta meningkatkan produktivitas tebu secara berkelanjutan.
Kegiatan kerja sama riset antara akademisi dan industri ini berkontribusi nyata terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
- SDG 2 (Tanpa Kelaparan): Mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produktivitas komoditas gula secara efisien dan berkelanjutan.
- SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur): Menciptakan inovasi berbasis riset dalam pengelolaan infrastruktur perkebunan yang adaptif terhadap karakteristik alam.
- SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Mendorong efisiensi penggunaan sumber daya lahan dan air di sektor industri pertanian.
- SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Memperkuat sinergi antara perguruan tinggi (UGM) dan sektor swasta (PT. GMP) dalam memecahkan masalah praktis di lapangan.
Melalui presentasi ini, PT. GMP diharapkan dapat mengimplementasikan rekomendasi berbasis sains tersebut untuk memastikan keberlanjutan operasional perkebunan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di sekitar wilayah konsesi.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari