• Tentang UGM
  • Akademik UGM
  • Fakultas
  • IT Center
  • Perpustakaan
  • Webmail
  • English Web Version
Universitas Gadjah Mada Departemen Tanah
Fakultas Pertanian
Universitas Gadjah Mada
  • BERANDA
  • TENTANG KAMI
    • Selayang Pandang
    • VISI, MISI, DAN TUJUAN
    • Filosofi Pembelajaran
    • Struktur Organisasi
    • ANGGOTA PROGRAM STUDI
      • DOSEN
      • Tenaga Kependidikan
    • FASILITAS
      • LABORATORIUM
    • Silabus
    • Asesmen
    • Rencana Program Kegiatan Pembelajaran Semester
  • AKADEMIK
    • SARJANA
    • PASCASARJANA
  • PUBLIKASI & PENELITIAN
    • PUBLIKASI
    • RISET
  • UNIT PELAYANAN MAHASISWA
  • Beranda
  • berita
  • Tim Ahli Departemen Tanah UGM Bertolak ke Maluku Utara, Mulai Survei Investigasi Cetak Sawah

Tim Ahli Departemen Tanah UGM Bertolak ke Maluku Utara, Mulai Survei Investigasi Cetak Sawah

  • berita
  • 8 Mei 2026, 11.31
  • Oleh: sekdep-tanah.faperta
  • 0

Halmahera, 13 April 2026 – Tim tenaga ahli dari Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) saat ini tengah berada di garis depan dalam pelaksanaan Survei Investigasi dan Desain (SID) di wilayah Maluku Utara. Kegiatan ini merupakan bagian vital dari program Ekstensifikasi Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026 guna memastikan lahan seluas kurang lebih 7.000 hektar layak untuk ditanami.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data akurat mengenai kesuburan tanah, drainase, dan ketersediaan sumber air yang akan menjadi dasar desain jaringan irigasi.

“Data yang kami ambil di lapangan ini menjadi kunci agar desain sawah yang dilakukan optimal ” ujar koordinator lapangan dari UGM yakni Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc.

Kegiatan survei langsung di lokasi ini mencerminkan komitmen terhadap poin-poin pembangunan global:

SDG 2 (Tanpa Kelaparan): Memastikan lahan yang dicetak benar-benar produktif (bukan lahan marjinal) sehingga berkontribusi langsung pada ketersediaan pangan di Maluku Utara.
SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak): Investigasi sumber air dilakukan agar penggunaan air untuk irigasi tidak mengganggu kebutuhan air bersih bagi warga sekitar.
SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Melalui desain yang berbasis data (SID), penggunaan input pertanian di masa depan dapat dilakukan secara lebih efisien dan ramah lingkungan.
SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): Melakukan pengecekan jenis tanah (seperti keberadaan lahan gambut atau sulfat masam) untuk mencegah pelepasan emisi karbon akibat pembukaan lahan yang salah.
SDG 15 (Ekosistem Daratan): Memastikan ekstensifikasi lahan tidak mengokupasi kawasan hutan lindung atau wilayah yang memiliki keanekaragaman hayati tinggi..

Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari

Tags: FAKULTAS PERTANIAN FAKULTAS PERTANIAN UGM PRODI ILMU TANAH SDG 12: KONSUMSI DAN PRODUKSI YANG BERTANGGUNG JAWAB SDG 13: PENANGANAN DAN PERUBAHAN IKLIM SDG 15: EKOSISTEM DARATAN SDG 2: TANPA KELAPARAN SDG 6: AIR BERSIH DAN SANITASI

Tinggalkan Komentar Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Universitas Gadjah Mada

Departemen Tanah

Fakultas Pertanian

Jalan Flora, Bulaksumur, Yogyakarta 55281

Phone/Fax +62-274-548814

Email: sekdep-tanah.faperta@ugm.ac.id

LINK PILIHAN

PENELITIAN UGM

PENGABDIAN UGM

DIKTI KEMDIKBUD

INFO JURNAL

AGRITECH ONLINE

SCIENCE DIRECT

SPRINGER LINK

PERPUSNAS

WILLEY ONLINE LIBRARY

SCOPUS

ELSEVIER

IKUTI KAMI

EMAIL

INSTAGRAM

PETA KAMPUS

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY