Yogyakarta, 30 Maret 2026 – Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar rapat koordinasi intensif guna mempersiapkan kegiatan Survei Investigasi dan Desain (SID) untuk mendukung program Ekstensifikasi Cetak Sawah Rakyat Tahun 2026. Proyek strategis ini menargetkan pembukaan lahan produktif seluas 7.000 Hektar di Provinsi Maluku Utara.
Rapat yang berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026 ini dilaksanakan secara daring dan luring sebagai tindak lanjut atas Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) yang telah diterbitkan. Pertemuan ini dihadiri oleh tim ahli dari Departemen Tanah UGM yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc, perwakilan PIHAK KESATU (pemberi kerja), serta para personel survei lapangan.
Kegiatan SID Cetak Sawah ini merupakan langkah nyata dalam mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), di antaranya:
SDG 2: (Tanpa Kelaparan): Melalui ekstensifikasi lahan pertanian seluas 7.000 Ha untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.
SDG 8: (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Pembukaan sawah baru akan menciptakan lapangan kerja bagi petani lokal di Maluku Utara dan menggerakkan ekonomi daerah.
SDG 12: (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab): Melalui desain (SID) yang presisi untuk memastikan pengelolaan tanah dilakukan secara efektif dan tidak eksploitatif.
SDG 15: (Ekosistem Daratan): Melakukan investigasi lahan secara saintifik guna memastikan konversi lahan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan dan kualitas tanah.
SDG 17: (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Kolaborasi teknis antara institusi pendidikan (UGM) dan instansi pemerintah dalam menyukseskan program strategis nasional.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari