Yogyakarta, 27 Januari 2026 — Departemen Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan rapat penyusunan kurikulum Program Studi Magister (S2) yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr. dan dihadiri oleh para dosen serta tim pengembang kurikulum, bertempat di Ruang Sidang Pengelolaan Tanah. Rapat ini dilaksanakan pada 27 Januari 2026 sebagai upaya strategis untuk mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum agar lebih adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan pemangku kepentingan, serta tantangan global di bidang pengelolaan sumber daya lahan dan pertanian berkelanjutan, melalui diskusi intensif, evaluasi kurikulum sebelumnya, penyesuaian capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta perumusan struktur mata kuliah yang terintegrasi dengan perkembangan teknologi dan penguatan aspek riset.
Dalam arahannya, Prof. Benito Heru Purwanto menekankan pentingnya kurikulum yang tidak hanya kuat secara akademik, tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat dan dunia kerja. “Kurikulum harus mampu menjawab tantangan zaman, termasuk isu keberlanjutan dan inovasi di bidang pengelolaan tanah,” ujarnya.
Kegiatan ini berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya:
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): meningkatkan kualitas pendidikan tinggi melalui pengembangan kurikulum yang adaptif dan inovatif,
- SDG 9 (Industri Inovasi dan Infrastruktur): mendorong inovasi melalui integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pembelajaran,
- SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim): memperkuat kapasitas lulusan dalam menghadapi perubahan iklim,
- SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam penyusunan kurikulum.
Melalui kegiatan ini, Departemen Tanah UGM menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan pascasarjana yang berorientasi pada keberlanjutan dan kebutuhan global.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari