Yogyakarta, 4 Mei 2026 – Dalam upaya terus meningkatkan mutu akademis dan menyelaraskan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi serta isu lingkungan global, Program Studi S1 Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan rapat koordinasi peninjauan dan evaluasi kurikulum. Rapat penting ini digelar di Ruang Sidang Pengelolaan Tanah, Departemen Tanah UGM, pada Senin (4/5).
Rapat dipimpin oleh Ketua Program Studi S1 Ilmu Tanah, Nur Ainun Harlin Pulungan, Ph.D., dan dihadiri oleh jajaran dosen senior, dosen muda, serta tim pengembang kurikulum departemen.
Pembahasan rapat berfokus pada penyesuaian kurikulum agar mampu merespons transformasi digital di sektor pertanian, termasuk penguatan materi pemodelan tanah, smart farming, serta pengelolaan cekaman lingkungan akibat perubahan iklim.
Nur Ainun Harlin Pulungan, Ph.D. menyampaikan bahwa evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan dunia kerja.
“Kurikulum perlu terus diperbarui agar mahasiswa tidak hanya memahami dasar ilmu tanah, tetapi juga siap menghadapi tantangan pertanian modern dan perubahan lingkungan,” ujarnya.
Peninjauan kurikulum ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu pembelajaran, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengayaan materi terkait dampak lingkungan, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) yang relevan dengan pengelolaan sumber daya lahan secara berkelanjutan.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari