Yogyakarta, 12 Juni 2026 – Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan studi banding dari rombongan delegasi Program Studi Magister Ilmu Tanah Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 13.30–15.00 WIB. Pertemuan penting tersebut dihadiri oleh staf dosen serta jajaran pengelola departemen dan program studi Magister Ilmu Tanah yakni Dr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. selaku Ketua Departemen Tanah dan Prof. Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr.Sc. sebagai Ketua Program Studi S2. Tamu dari Unpad dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Tanah, Anne Nurbaity, SP., MP., Ph.D. Kunjungan ini diajukan secara resmi oleh pihak Unpad sebagai langkah strategis dalam rangka peningkatan kualitas akademik serta evaluasi komprehensif terhadap Program Studi Magister Ilmu Tanah mereka.
berita
Yogyakarta, 11 Juni 2026 – Program Studi Magister Ilmu Tanah, Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan rangkaian Asesmen Lapangan dalam rangka evaluasi dan peningkatan mutu akreditasi pada Kamis, 11 Juni 2026. Agenda krusial ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan fakultas, pengelola departemen, dosen, mahasiswa, serta alumni untuk menyambut tim asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM PTIP) yakni Prof. Dr. Ir. Dedik Budianta, M.S. dan Prof. Dr. Dewi Sukma, S.P., M.Si. Evaluasi berkala ini dilakukan guna menjamin tata kelola akademik, kualitas kurikulum, dan capaian riset mahasiswa pascasarjana tetap berada di standar tertinggi institusi pendidikan nasional.
Yogyakarta, 2-8 Juni 2026 – Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) turut ambil bagian dalam menyukseskan gelaran Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026 yang berlangsung pada 2–8 Juni 2026. Guna mendukung kelancaran salah satu bentuk pemanfaatan teknologi informasi berskala besar ini, Departemen Tanah mengerahkan sejumlah personel dosen dan tenaga kependidikan sebagai pengawas ujian. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses seleksi bagi para peserta yang berniat melanjutkan studi di UGM, khususnya yang mendapatkan lokasi ujian di lingkungan Fakultas Pertanian, dapat berjalan dengan tertib, adil, transparan, dan tanpa kendala teknis.
Magelang, 1 Juni 2026 – Dalam rangka mendorong kemandirian sektor pertanian berbasis lingkungan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Tanah UGM melaksanakan program pemberdayaan di Desa Sambirejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menyasar langsung Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani (KWT) setempat sebagai motor penggerak utama pertanian desa, berkolaborasi dengan Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) Tani Merbabu. Tidak hanya melibatkan tim pengabdian dosen Departemen Tanah yang dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P.,M.Sc., program PKM ini juga menjadi ruang kolaborasi riset terapan dengan mengikutsertakan mahasiswa program magister (S2) dan doktor (S3) yang bertindak sebagai fasilitator teknis, sekaligus menjembatani transfer teknologi mutakhir dari kampus langsung ke lapangan.
Yogyakarta, 1 Juni 2026 – Jajaran dosen dan tenaga kependidikan Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) turut serta mengikuti upacara bendera memperingati Hari Lahir Pancasila. Upacara khidmat ini digelar di halaman Balairung UGM pada Senin (1/6) dan diikuti oleh seluruh elemen sivitas akademika UGM sebagai bentuk penghormatan terhadap dasar negara sekaligus momentum refleksi kebangsaan.
Tahun ini, peringatan Hari Lahir Pancasila mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia serta kontribusinya dalam tatanan global.
Yogyakarta, 4 Mei 2026 – Dalam rangka mempertahankan dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi berkelanjutan, Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar rapat koordinasi intensif guna mempersiapkan visitasi akreditasi lapangan oleh Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP) untuk Program Studi Magister (S2) Ilmu Tanah.
Rapat dilaksanakan di Ruang Sidang Pengelolaan Tanah, Departemen Tanah UGM, pada Senin (4/5), dan dihadiri oleh jajaran pimpinan departemen serta dosen anggota tim Task Force akreditasi.
Yogyakarta, 4 Mei 2026 – Dalam upaya terus meningkatkan mutu akademis dan menyelaraskan materi pembelajaran dengan perkembangan teknologi serta isu lingkungan global, Program Studi S1 Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menyelenggarakan rapat koordinasi peninjauan dan evaluasi kurikulum. Rapat penting ini digelar di Ruang Sidang Pengelolaan Tanah, Departemen Tanah UGM, pada Senin (4/5).
Rapat dipimpin oleh Ketua Program Studi S1 Ilmu Tanah, Nur Ainun Harlin Pulungan, Ph.D., dan dihadiri oleh jajaran dosen senior, dosen muda, serta tim pengembang kurikulum departemen.
Pembahasan rapat berfokus pada penyesuaian kurikulum agar mampu merespons transformasi digital di sektor pertanian, termasuk penguatan materi pemodelan tanah, smart farming, serta pengelolaan cekaman lingkungan akibat perubahan iklim.
Nur Ainun Harlin Pulungan, Ph.D. menyampaikan bahwa evaluasi kurikulum dilakukan secara berkala untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan ilmu dan kebutuhan dunia kerja.
“Kurikulum perlu terus diperbarui agar mahasiswa tidak hanya memahami dasar ilmu tanah, tetapi juga siap menghadapi tantangan pertanian modern dan perubahan lingkungan,” ujarnya.
Peninjauan kurikulum ini sejalan dengan komitmen UGM dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penguatan mutu pembelajaran, SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengayaan materi terkait dampak lingkungan, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) yang relevan dengan pengelolaan sumber daya lahan secara berkelanjutan.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari
Kendal, 6 Mei 2026 – Guru Besar Departemen Tanah Fakultas Pertanian UGM, Prof. Dr. Ir. Sri Nuryani Hidayah Utami, M.P., M.Sc., mengikuti Workshop Academic Leadership Training on Innovative Transformation for University Development and Empowerment (ALTITUDE) yang diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar UGM di Kabupaten Kendal. Workshop ini mengangkat tema “Hilirisasi Hasil Riset, Teknologi, dan Kemitraan Industri”.
Acara yang berlangsung di Kabupaten Kendal ini diikuti oleh 34 Guru Besar yang mewakili 16 Fakultas di lingkungan Universitas Gadjah Mada. Kehadiran Prof. Sri Nuryani menjadi representasi dari kepakaran ilmu tanah dan pertanian berkelanjutan dalam forum kepemimpinan akademik tersebut.
Program ALTITUDE dirancang dengan tiga tujuan utama yang strategis. Pertama, menjalin kesepahaman dan merajut kekuatan bersama para Guru Besar UGM. Kedua, meningkatkan kapasitas para Guru Besar dalam kepemimpinan berbasis keilmuan dan keteknologian demi kemajuan serta kemuliaan bangsa. Ketiga, mengembangkan model, media, dan modul pelatihan bagi para Guru Besar agar dapat bertindak sebagai trainer yang menginspirasi masyarakat akademik secara lebih luas.
Workshop ini membuka peluang kolaborasi berbasis triple helix yang menghubungkan inovasi akademik UGM, kebijakan Pemerintah Kabupaten Kendal, dan sektor swasta di Kawasan Industri Kendal (KIK).
Bagi Departemen Tanah, keterlibatan dalam forum ini memperluas peluang hilirisasi riset pengelolaan lahan, kesuburan tanah, dan pemulihan lahan terdegradasi agar dapat diterapkan dalam sektor industri maupun kebijakan daerah.
Keterlibatan dalam workshop ini sejalan dengan komitmen UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 8 melalui penguatan ekosistem inovasi dan pertumbuhan ekonomi, SDG 9 melalui hilirisasi riset dan teknologi, SDG 15 melalui pengembangan solusi pengelolaan lahan berkelanjutan, serta SDG 17 melalui penguatan kemitraan antara akademisi, pemerintah, dan industri.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari
Vienna, Austria, 3–8 Mei 2026 – Departemen Tanah Fakultas Pertanian UGM kembali menunjukkan kiprahnya di forum ilmiah internasional. Dosen Departemen Tanah, Fathi Alfinur Rizqi, S.P., M.Sc., mempresentasikan hasil risetnya dalam European Geosciences Union (EGU) General Assembly 2026 yang berlangsung di Vienna, Austria.
Dalam kesempatan tersebut, Fathi mempresentasikan penelitian kolaboratifnya yang berjudul “Evaluating wireless soil moisture sensors for assessing the efficiency and uniformity of sprinkler irrigation.” Riset ini merupakan hasil kerjasama multidisiplin antara BOKU University (Austria), Landwirtschaftliche Fachschule (LFS) Obersiebenbrunn (Austria), dan Departemen Tanah UGM (Indonesia).
Penelitian yang dipaparkan berfokus pada evaluasi performa 20 sensor kelembaban tanah dielektrik nirkabel merek “SoilScout” dalam memantau efisiensi dan keseragaman sistem irigasi sprinkler. Pengujian dilakukan secara komprehensif melalui dua tahap: kondisi laboratorium yang terkontrol dan kondisi lapangan nyata pada pertanaman kentang dan wortel berwujud tanah Sandy Loam di Austria.
Hasil riset menunjukkan bahwa sensor nirkabel ini memiliki korelasi yang sangat kuat di laboratorium dalam melacak dinamika pengeringan tanah. Teknologi ini membuka peluang besar bagi manajemen irigasi presisi di masa depan, meskipun tantangan teknis seperti pelacakan posisi sensor saat panen masih perlu disempurnakan.
Riset mengenai sensor kelembaban tanah dan efisiensi irigasi ini sejalan dengan komitmen UGM terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) melalui dukungan terhadap produktivitas pertanian, SDG 6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) melalui efisiensi penggunaan air, serta SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengelolaan sumber daya yang lebih adaptif.
Selain itu, kolaborasi antara UGM, BOKU University, dan LFS Obersiebenbrunn mencerminkan penguatan SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui jejaring riset internasional.
Yogyakarta, 16 April 2026 – Departemen Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada telah melaksanakan Yudisium Program Studi Sarjana (S1) Ilmu Tanah periode April 2026 pada Kamis (16/4). Kegiatan ini menjadi penanda resmi selesainya masa studi bagi mahasiswa yang telah memenuhi seluruh persyaratan akademik.
Pada periode ini, yudisium diikuti oleh dua mahasiswa Program Sarjana (S1) Ilmu Tanah, yaitu Agustinus Chandra Adhi Suryawan dan Yhogi Adi Jaya.
Departemen Tanah menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para lulusan atas capaian akademik yang telah diraih. Keberhasilan ini merupakan hasil dari proses pembelajaran, ketekunan, serta komitmen selama menempuh pendidikan di lingkungan akademik.