Soil Anniversary 2025 kembali digelar sebagai agenda tahunan keluarga besar Departemen Tanah, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan sekaligus refleksi atas perjalanan panjang Program Studi Ilmu Tanah dalam mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Acara puncak yang dilaksanakan pada 29 November 2025 diikuti oleh mahasiswa, alumni, serta sivitas akademika dan berlangsung dalam suasana yang hangat serta penuh antusiasme.
Sebagai puncak dari rangkaian kegiatan yang telah diselenggarakan sebelumnya, Soil Anniversary 2025 menghadirkan berbagai agenda pendahuluan dan program pendukung yang mendorong partisipasi aktif peserta. Kehadiran berbagai unsur civitas akademika mencerminkan tingginya perhatian dan dukungan terhadap kegiatan ini, sekaligus memperkuat kebersamaan dan jejaring akademik di lingkungan kampus.
Perayaan tahun ini turut dihadiri oleh para dosen Departemen Tanah UGM serta peserta dari berbagai angkatan, sehingga menambah semarak dan kekhidmatan acara. Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Himpunan Mahasiswa Ilmu Tanah (HIMILTA) UPN Veteran Yogyakarta dan Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah (KMIT) Universitas Sebelas Maret, sebagai bentuk sinergi dan kolaborasi antarperguruan tinggi. Dalam sambutannya, Dr. Firdausi menyampaikan harapan agar Keluarga Mahasiswa Ilmu Tanah dapat terus bertransformasi mengikuti perkembangan zaman, bersikap aktif, serta inovatif dalam menghadapi tantangan ke depan.
Tidak hanya berfungsi sebagai ajang silaturahmi, Soil Anniversary 2025 juga menegaskan komitmen Departemen Tanah UGM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya yang selaras dengan peringatan World Soil Day. Melalui kegiatan edukatif dan penguatan kesadaran akan pentingnya pelestarian tanah, acara ini berkontribusi terhadap pencapaian SDG 15 (Ekosistem Daratan) serta SDG 4 (Pendidikan Berkualitas), sejalan dengan upaya mewujudkan pengelolaan sumber daya tanah yang berkelanjutan.
Penulis: Rina Damayanti
Editor: Imas Masithoh Devangsari