Tim yang dipimpin oleh Prof. Dr. rer. nat. Junun Sartohadi, M.Sc. melaksanakan kegiatan survei tanah secara selidik cepat dalam rangka mendukung penyusunan Studi Investigasi Detail (SID) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pada 21 November 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memperoleh data awal mengenai karakteristik dan kesuburan tanah sebagai dasar perencanaan pembangunan wilayah, khususnya di sektor pertanian, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 2 tentang penghapusan kelaparan dan penguatan pertanian berkelanjutan.
Kabupaten Banggai memiliki kondisi geografis dan topografi yang beragam, mulai dari dataran rendah hingga kawasan perbukitan dan pegunungan, sehingga memerlukan pendekatan yang komprehensif dalam perencanaan tata ruang dan pengelolaan sumber daya alam. Keberagaman tersebut menjadikan wilayah ini memiliki potensi besar dalam pengembangan pertanian, kehutanan, dan infrastruktur, namun juga menghadirkan tantangan dalam pengelolaan lahan yang berkelanjutan.
Survei tanah dilakukan dengan pendekatan selidik cepat melalui kombinasi observasi lapangan, analisis visual profil tanah, wawancara dengan masyarakat setempat, serta pemanfaatan teknologi geospasial. Selain itu, tim juga melakukan pengambilan sampel tanah pada sejumlah lokasi strategis yang mewakili kondisi fisik wilayah Kabupaten Banggai. Pendekatan ini memungkinkan pengumpulan data awal yang akurat dan efisien sebagai bahan pendukung pengambilan keputusan oleh pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Melalui kegiatan ini, tim juga menyusun rekomendasi awal terkait pengelolaan tanah yang berkelanjutan, terutama untuk mendukung sektor pertanian yang menjadi andalan masyarakat Kabupaten Banggai. Beberapa isu utama yang menjadi perhatian antara lain potensi erosi tanah, penurunan kesuburan lahan, serta degradasi lingkungan akibat praktik pengelolaan lahan yang kurang optimal. Hasil survei diharapkan dapat menjadi dasar dalam penerapan langkah-langkah mitigasi, seperti konservasi tanah dan air, pengelolaan lahan yang lebih efisien, serta rehabilitasi lahan kritis guna mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Penulis : Adam Rosdewanto
Editor: Imas Masithoh Devangsari