Banjarmasin, 13 Mei 2026 – Dalam rangka meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, pengembangan kurikulum, serta penguatan riset pengelolaan tanah spesifik lokal, Departemen Tanah Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan kunjungan benchmarking ke Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Banjarmasin. Kunjungan ini menjadi langkah strategis untuk saling bertukar pengalaman serta mempererat jejaring akademik antardiploma dan program studi ilmu tanah di Indonesia.
Kegiatan benchmarking ini berfokus pada diskusi mendalam mengenai pengelolaan laboratorium, mekanisme penjaminan mutu internal, hingga penyesuaian Rencana Program dan Kegiatan Pembelajaran Semester (RPKPS). Selain itu, pertukaran wawasan mengenai keunggulan kepakaran menjadi topik utama, di mana ULM dikenal memiliki kepakaran kuat dalam pengelolaan ekosistem lahan basah dan gambut tropika, sementara UGM membawa pengalaman dalam pengembangan wilayah karst, teknologi tekno-ekologis dan dekarbonisasi pertanian.
Melalui pertemuan ini, kedua belah pihak menjajaki berbagai peluang kolaborasi strategis ke depan, seperti joint research, pertukaran narasumber team teaching, hingga publikasi bersama. Sinergi ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman akademisi dari kedua institusi dalam merumuskan solusi pengelolaan sumber daya tanah yang lebih komprehensif, baik pada ekosistem vulkanik, kering, maupun lahan basah.
Upaya kolaborasi dan benchmarking antarperguruan tinggi ini sejalan dengan komitmen pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan melalui penguatan kerja sama akademik nasional. Selain itu, pertukaran tata kelola dan riset tanah ini turut mendukung SDG 4: Pendidikan Berkualitas serta SDG 15: Ekosistem Darat, guna menghasilkan inovasi pengelolaan lahan yang berkelanjutan demi ketahanan pangan dan perlindungan lingkungan.
Penulis: Tim Media Departemen Tanah
Editor: Riska Ayu Purnamasari