Yogyakarta, 12 Juni 2026 – Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada (UGM) menerima kunjungan studi banding dari rombongan delegasi Program Studi Magister Ilmu Tanah Universitas Padjadjaran (Unpad) pada Jumat, 12 Juni 2026, pukul 13.30–15.00 WIB. Pertemuan penting tersebut dihadiri oleh staf dosen serta jajaran pengelola departemen dan program studi Magister Ilmu Tanah yakni Dr. Makruf Nurudin, S.P., M.P. selaku Ketua Departemen Tanah dan Prof. Dr. Ir. Benito Heru Purwanto, M.P., M.Agr.Sc. sebagai Ketua Program Studi S2. Tamu dari Unpad dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Magister Ilmu Tanah, Anne Nurbaity, SP., MP., Ph.D. Kunjungan ini diajukan secara resmi oleh pihak Unpad sebagai langkah strategis dalam rangka peningkatan kualitas akademik serta evaluasi komprehensif terhadap Program Studi Magister Ilmu Tanah mereka.
Kegiatan studi banding ini berfokus utama pada diskusi mendalam mengenai tata kelola program pascasarjana serta pengembangan kurikulum di bidang Ilmu Tanah. Rangkaian agenda penerimaan delegasi dan diskusi interaktif tersebut dilaksanakan di Venture Lab, Gedung A1 Lantai 6, Fakultas Pertanian, Kampus UGM Bulaksumur, Yogyakarta. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua institusi untuk saling bertukar pikiran demi kemajuan pendidikan tinggi pertanian di Indonesia.
Proses studi banding berlangsung secara produktif dan bernuansa kekeluargaan. Agenda diawali dengan pemaparan dari pengelola Program Studi Magister Ilmu Tanah UGM mengenai struktur kurikulum yang diterapkan, metode penjaminan mutu, hingga manajemen riset mahasiswa. Sesi kemudian dilanjutkan dengan diskusi dua arah yang dinamis, di mana kedua pihak saling berbagi pengalaman terkait tantangan dan strategi pengelolaan program studi magister, guna menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan isu lingkungan global.
Melalui kemitraan akademik yang erat ini, Departemen Tanah UGM dan Magister Ilmu Tanah Unpad berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan pascasarjana yang berkelanjutan. Kegiatan studi banding ini juga selaras dengan pencapaian target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 9: Industri, Inovasi, dan Infrastruktur, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Penulis: Riska Ayu Purnamasari
Editor: Imas Masithoh Devangsari